Rey Utami Menangis Saat Bertemu Pria Pengidap Gagal Ginjal Kronis: Aku Sampai Nggak Bisa Ngomong Apa-Apa
akarta - Rey Utami berpeluang untuk mewawancara pria namanya Tommy di atas aliran YouTube, yang diuploadnya ke TikTok.
Tommy rupanya bukan pria umumnya. Bila disaksikan dari performa fisik, tidak ada yang tidak sama darinya saat istri Pablo Benua menyaksikannya. Tetapi, saat Tommy memaparkan penyakit yang dideritanya di depan Rey Utami, dia tidak dapat meredam tangis. Ternyata, Tommy adalah penderita gagal ginjal akut. King88bet
"Tidak kebayang sich, jika misalk
an saya dihadapin ujian semacam ini," kata Rey Utami bersama Tommy d ikutip dari aliran YouTube Reyben Pertunjukan, Senin, 9 Oktober 2023. Tangis Rey Utami pecah saat Tommy menceritakan perjuangannya menantang penyakit gagal ginjal tanpa perhatian dari keluarga. king88bet login alternatif
"Dasarnya semangat terus buat Mas Tommy, saya tidak dapat bicara apapun karena saya tidak ngalamin (penyakit seperti Tommy)," Rey Utami menerangkan sekalian berlinang air mata.Dibalik penyakit dan masalah yang dirasakan Tommy, Rey Utami yakini bila figur pria sebagai guest star pada acara podcastnya itu, akan dikasih pahala banyak dari Tuhan karena kesabarannya.
Rey Utami Menangis Saat Bertemu Pria Pengidap Gagal Ginjal Kronis: Aku Sampai Nggak Bisa Ngomong Apa-Apa
"Yang dapat kukatakan ialah, jika Mas Tommy itu tentu bisa menjadi orang yang ditinggikan derajatnya di mata Allah," Rey Utami menambah. Di depan Rey Utami, Tommy sempat mengungkapkan keinginan maafnya ke kakaknya yang diketahui pergi tinggalkan dianya.
"Jika saya dipandang beban, sebelumnya pernah salah, dipandang adiknya yang nakal, ya saya meminta maaf. Yang bernama orang kan tidak ada yang prima, ya saya nganggep ini semua sudah hukuman Tuhan untuk saya," kata Tommy.
"Kemungkinan saya sebelumnya pernah salah, menjadi saya minta bantuan, supaya kakak saya mengetahui jika hingga kini saya tuch masih sayang dengannya," ia memungkasi. Rey selanjutnya terturut pembicaraan dengan sang penjual gulali bersama anaknya. Ternyata, bocah yang temani ayahnya berjualan gulali masih duduk di kursi kelas 1 Sekolah Dasar (SD).
"Adik memiliki cita-cita jadi apa," bertanya Rey ke anak penjual gulali yang kelihatan capek karena tetap temani ayahnya jualan.
"Jika besar ingin menjadi ustad, agar dapat mengajari seseorang untuk sholat," jawab anak sang penjual gulali.